Kamis, 21 Januari 2021

   
 Semua tepat pada Waktunya


    Dengan kondisi memiliki wajah yang kurang cantik/tampan/menarik sering dianggap sebelah mata. Apakah memiliki wajah yang kurang menarik adalah kesalahan? Ketika ingin menjalin pertemanan dengan lawan jenis sering dikira modus atau mencari perhatian. Selain itu, ketika mencoba berteman dengan lawan jenis sering diremehkan atau apalah itu. Kedaan inilah yang sering diterima oleh Rinda.

    Rinda adalah gadis belia yang tinggal bersama kedua orang tuanya di pinggiran kota. Dia terlahir dari keluarga yang sederhana. Hakikatnya dia terlahir dari keluarga yang sederhana tetapi dia tidak kekurangan kasing sayang dari keluarganya. Dia memiliki satu adik laki-laki. Rinda adalah gadis yang cerdas dan rajin. Namun sayangnya dia tidak terlalu percaya diri, karena dirinya terlihat kurang menarik. Dia merasa tidak pantas jika mulai memiliki rasa dengan lawan jenis. Dia hanya bisa menyimpan perasaan itu sampai  rasa itu hilang dengan sendirinya. Dia merasa tidak akan pernah ada yang akan mencintai dirinya dengan tulus. Oleh karena itu dia selalu mencoba mandiri, bekerja keras untuk dia bisa bertahan dalam lingkungan selama ini. Dia mencoba untuk menjadi cerdas dan pandai agar dia bisa diakui oleh lingkungan sekitarnya. Karena dia sadar jika tidak berusaha menjadi cerdas dan pandai dia tidak akan diakui di lingkungannya.

    Suatu ketika, dia pernah mencoba untuk dekat kepada seorang laki-laki. Namun yang ada hanya kesedihan yang dia rasakan. Padahal tujuan dia dekat laki-laki itu hanya berteman saja. Namun perlakuan laki-laki tersebut tidak terlalu baik dengannya. Rinda dikira ingin modus atau ingin sok dekat dengan laki-laki itu. Semenjak itulah dia mencoba untuk tetap bersikap mandiri dan tidak bergantung dengan orang lain. 


[Lanjutan.........1]
   Semua Sesuai Porsinya



    Semua yang ada di dunia ini adalah atas ijin Alloh SWT, jadi semua yang tercipta dari-Nya pasti mempunyai kelebihan masing-masing. Namun dengan adanya kelebihan ini tidak dapat dipungkiri setiap ciptaanNya memiliki kekurangan juga. Ada yang diciptakan dalam keadaan sempurna adapula yang diciptakan kurang sempurna. Kesempurnaan yang dimilikipun belum tentu mutlak menjadikan dirinya sempurna seutuhnya, sedangkan yang diciptakan dengan keadaan kurang sempurna pun juga belum tentu  menjadikan dirinya hina. Semua ada porsinya masing-masing, karena sejatinya kesempurnaan hanyalah milik Alloh SWT.
    
    
    Tapi dalam perjalanan hidup ini rasa kurang bersyukur akan semua yang sudah di dapat itu sering muncul. Hal ini sejatinya adalah sifat manusia, namun alangkah baiknya jika kita bisa mengendalikannya. Cara yang dapat kita lakukan agar tetap bersyukur adalah melihat kondisi orang lain yang mungkin masih kurang beruntung dari kita. Selain itu kita harus mulai meninggalkan fokus terhadap kekurangan yang kita miliki. Jangan jadikan kekurangan kita malah membunuh karakter diri sendiri. 

    Mulai menanyakan kepada diri sendiri tentang tujuan hidup kita itu apa, hidup ini untuk siapa, dan hal apa yang akan kita alami setelah kehidupan di dunia ini telah usai. Oleh karena itu mulai dari sekarang mencoba untuk memperbaiki diri dan terus berusaha mendekatkan diri hanya pada-Nya. Karna sejatinya tujuan akhir dari kehidupan di dunia ini adalah mendapat surga-Nya. Jadi janganlah khawatir dengan kehidupan di dunia dan jangan khawatir tentang pandangan orang lain terhadap diri kita, karena sejatinya penilai yang paling utama hanya Alloh SWT. Jadi jika menurut pandangan manusia kita jelek atau hina, tapi ingatlah belum tentu pandangan Alloh SWT terhadap kita sejelek dan sehina menurut manusia. 

Kamis, 14 Januari 2021

 Rahasia Allah adalah hal yang indah. Allah akan memberikan apa yang terbaik bagi hidup kita dengan cara-cara yang sangat luar biasa indahnya. terkadang untuk kita mendapatkan apa yang terbaik untuk kita harus menjalani atau merasakan banyak perasaan, dari perasaan sedih, bahagia, kecewa, dan kesal. Namun balik lagi semua itu adalah jalan untuk meraih apa yang terbaik untuk kita. 

Seperti halnya dengan apa yang aku alami. Aku memiliki mimpi menjadi seorang abdi negara atau biasa disebut dengan PNS. Sudah banyak tahap aku lalui, dari hal yang mengenakan sampai hal yang tidak sama sekali mengenakan. Rasa lelah dan kecewa itu wajar bagi manusia. Namun bagaiman kita bisa mengatasi rasa tersebut dengan baik. tahap demi tahap aku lalui. 

Awal mula aku melalui hal yang tidak mudah adalah aku keluar dari pekerjaan ku yang terdahulu. Sebelumnya aku bekerja sebagai pengajar di sebuah bimbel. Aku menjadi pengajar SD dan SMP. Pekerjaan ini aku ambil karena ada alasan yang saat itu mendesak. Sebenarnya pekerjaan ini sangat bertolak belakang dengan bidang yang pelajari saat aku kuliah hehe. Tapi tetap aku ambil karena desakan ekonomi. Bulan demi bulan aku jalani dengan semangat, sampai akhirnya aku sanggup lagi dan akhirnya aku resign dari bimbel tersebut. Setelah itu perjalanan panjang ku dimulai. Hampir dua tahun menganggur. Pandangan orang-orang sekitar tentang ku sudah mulai berubah, bahkan sempat pandangan orang terdekat pun berubah. Tapi hari-hari tetap kujalani dengan segenap tenaga yang ada hehe.