Hai guys,,, gimana nih kabarnya???
Semoga selalu bahagia ya... J. Saya kembali lagi nih dengan cerita
baru,, hehehe. Di kesempatan ini saya ingin berbagi tentang Perlindungan Hutan.
Apa itu perlindungan Hutan. Perlindungan huta adalah salah satu mata kuliah
mayor Silvikultur (mata kuliah departemen kebanggaan nih hehe J).
Oke deh daripada kebanyakan cerita tapi ga ada maknanya, mending langsung aja
yuk kita kenalan dengan Mata kuliah Perlindungan Hutan....
Dalam mata kuliah perlindungan Hutan ini
ada tiga objek kajian ilmu yaitu, ilmu penyakit tumbuhnan, hama dan penyakit
tumbuhan, dan kebakaran hutan. Untuk sekarang saya akan mulai berbagi cerita
tentang penyakit pada tumbuhan khususnya pohon.
Pohon dikatakan sehat atau normal itu
jika pohon tersebut melaksanakan fungsi-fingsi fisiologisnya (normal) sesuai
dengan potensi genetik terbaik yang dimilikinya. Fungsi-fungsi tersebut anatara
lain, Pembelahan, diferensiasi, dan perkembangan sel; penyerapan air dan
mineral dari tanah; fotosintesis dan translokasi hasil fotosintesis;
metabolisme senyawa yang disintesis; dan reproduksi. Ada empat ciri-ciri pohon
yang sakit atau tidak normal, diantaranya: tanaman tersebut secara fisiologis
terganggu/tidak normal, gangguan tadi terekspresikan/ tampak dalam bentuk
gejala, disebabkan oleh penyebab penyakit secara terus-menerus, dan secara
ekonomis merugikan bagi manusia. Pembawa penyakit pada tumbuhan ada dua yaitu
Abiotik dan Biotik. Abiotik terdiri dari air yang tercemar, suhu tinggi, suhu
rendah, pestisida, kekeringan, salinitas, aerasi rendah, kekurangan mineral,
tanah tercemar, dan polusi mesin. Sedangkan faktor Biotik terdiri dari, fungi,
bakteri, mycoplasma, rickettsia, spiroplasma, viruses, insects, mites,
nematodes, dan higher plants. Akibat dari serangan patogen baik abiotik maupun
biotik ialah menghambat pertumbuhan, klorosis pada daun, Foliage diseases,
Shoot blight, Vascular wilts, Sap rot (busuk ranting), Heart rot (busuk hati),
Kanker, Gall, Root rot (Busuk akar), dan Root let (busuk ujung).
Perbedaan antara tumbuhan yang sakit
karena faktor abiotik dan faktor biotik ialah tumbuhan yang terserang penyakit
karena faktor abiotik akan menunjukkan gejala layu serentak pada suatu derah
tersebut, sedangkan tumbuhan yang terserang penyakit karena faktor biotik akan
layu secara bertahap /tidak serentak. Untuk tumbuhan yang terserang penyakit
karena faktor abiotik dan faktornya itu air, maka jika tumbuhan tersebut diberi
air maka tumbuhan tersebut akan pulih kembali asalkan tidak berada pada titik
layu permanen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar